Ide pembentukan Forum Orangutan muncul pada Orangutan Conservation and Reintroduction Workshop (OCRW) tahun 2001 dan Orangutan PHVA Workshop tahun 2004 dengan mengeluarkan kesepakatan membentuk Orangutan Conservation Forum (OCF), yang diharapkan menjadi lembaga yang “mengawal” proses pelaksanaan hasil-hasil workshop.

Pada 25 Februari 2009, dengan memanfaatkan waktu dan kehadiran para mitra & pemangku kepentingan terkait dengan konservasi orangutan-menjelang diselenggarakannya Kongres Orangutan Indonesia-dilakukan pertemuan pembentukan Forum Orangutan Indonesia yang kemudian disepakati disingkat menjadi FORINA. Dalam pertemuan ini juga dilakukan pembahasan mengenai hal-hal yang pokok/prinsip mengenai FORINA, yang akan dituangkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

FORINA mempunyai prinsip-prinsip dasar di dalam implementasi seluruh programnya, yaitu:

  1. FORINA adalah bukan LSM dan selamanya tidak akan menjadi LSM
  2. FORINA adalah bukan pelaksana kegiatan di lapangan, yang melaksanakan kegiatan di lapangan adalah anggota/mitra FORINA.
  3. FORINA berfungsi sebagai :
    • Media pemersatu untuk melakukan tindakan yang sinergis dalam konservasi orangutan.
    • Wahana komunikasi, berbagi informasi, pengalaman dan pengetahuan yang berkaitan dengan konservasi orangutan diantara sesama Anggota FORINA.
    • Wadah untuk mendorong dan menyatukan gerakan sosial untuk konservasi orangutan.
    • Wadah untuk menggalang dan memelihara hubungan antara Anggota FORINA dan dengan segenap konstituen FORINA.