Jakarta, Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Pada tanggal 4 Februari 2018, Kepala Balai TN Kutai mendapatkan informasi melalui Call Center Balai TN Kutai dari masyarakat Desa Teluk Pandan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur bahwa terdapat orangutan (Pongo pygmaeus) di Kebunnya. Pada tanggal 5 Februari 2018, dilakukan evakuasi oleh tim TN Kutai, dan POLRES Kutai Timur. Kondisi orangutan saat di evakuasi sangat lemah dan berada pada posisi di atas batang kayu yang melitang di permukaan danau. 

 

Gambar. Peta Lokasi Kejadian Konflik Orangutan di SPTN Wilayah 1 Sangata TN Kutai.

 

Pada tanggal 5 februari 2018, orangutan dievakuasi ke kantor Balai TN Kutai. Tim Balai TN Kutai berkoordinasi dengan Balai KSDA Kalimantan Timur. Hasil dari koordinasi tersebut ditindaklanjuti dengan dikirimnya Tim dari COP (Center for Orangutan Protection) untuk melakukan penanganan medis. Setelah melewati waktu penanganan medis sekitar 40 menit, pada jam 01.55 tanggal 6 februari 2018, orangutan tidak dapat diselamatkan karena kondisi sangat lemah dan luka yang parah. Untuk memastikan luka dan penyebab kematian dilakukan rongent dan nekropsi di RS Pupuk Kaltim.

Hasil nekropsi yang dilakukan oleh drh. Felisitas Flora SM, menunjukan luka yang disebabkan oleh senanpan angin dan ditemukan peluru sebanyak 48 butir pada sekujur tubuh orangutan. Saat ini jasad orangutan tersebut disimpan dalam lemari pendingin di RS Pupuk Kaltim dan selanjutnya akan disimpan di lemari pendingin milik Balai KSDA Kalimantan Timur sebagai barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.

Balai TN Kutai bekerjasama dengan POLDA Kaltim, POLRES Kutai Timur, Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Kalimantan Timur untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus kematian orangutan. 

Berdasarkan data Forum Orangutan Indonesia (FORINA), tahun 2017 di Provinsi Kalimantan Timur terdapat perkebunan kelapa sawit seluas 3.447.230 hektar yang dikolah oleh 322 perusahaan, dimana 279.359 atau 8% sebelumnya adalah habitat orangutan. Populasi orangutan di Kalimantan Timur berdasarkan hasil Population and Habitat Viability Assessment (PHVA) 2016 sebanyak 2.930 individu dan didalam kawasan TN Kutai sebanyak 1.930 individu. 

Sumber : Siaran Pers Dirjen KSDAE KLHK. 

 

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.