A History of Primate Reintroduction, sebuah buku yang berisi tantang sejarah reintroduksi primata yang mendokumentasikan 202 program reintroduksi primata yang melibatkan 22.999 individu prosimians, monyet, dan kera. Buku bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kesuksesan reintroduksi yang dilakukan penggiat konservasi di masa depan serta untuk meningkatkan kesejahteraan primata yang direintroduksi.  Informasi detai tentang A History of Primate […]

Read More

Buku panduan teknis lapangan survei dan monitoring populasi orangutan dan habitatnya disusun dalam upaya memberikan panduan dan pedoman teknis yang sederhana. Diharapkan dengan adanya buku panduan ini masyarakat dapat lebih mudah memahami memahami dan dapat melakukannya secara mandiri bersama tim yang terdiri dari masyarakat lokal setempat. Selain itu, Buku ini juga berisi beberapa panduan pencatatan […]

Read More

Program pengembangan wisata ramah lingkungan yang mengambil obyek alam, budaya, memerlukan sebuah konsep yang khusus, perhatian yang lebih, dan pendampingan ke masyarakat yang intensif. Artinya perlu meyakinkan kepada masyarakat setempat, bahwa alam dapat mendatangkan ekonomi tanpa mengubah bentang alam, sehingga kita dapat hidup secara harmonis dengan alam. Pariwisata berkelanjutan adalah sebuah bisnis masa depan, investasi […]

Read More

Langkah-langkah pengarusutamaan pembangunan yang berwawasan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan bagi seluruh sektor ditempuh dalam setiap kebijakan pembangunan dalam rangka menciptakan terjaminnya keseimbangan dan kelestarian fungsi sumber daya alam dan lingkungan hidup di masa mendatang. Upaya pelaksanaan penataan ruang yang belum kondusif menyebabkan kerusakan lingkungan dan kehilangan ekosistem hutan alami yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi, salah […]

Read More

Salah satu kegiatan didalam upaya konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya dimana masyarakat dapat aktif berperan serta adalah kegiatan perlindungan dan pengamanan hutan yang berupa usaha untuk mencegah dan membatasi kerusakan hutan, kawasan hutan dan hasil hutan, yang disebabkan oleh perbuatan manusia, ternak, kebakaran, hama dan penyakit, serta mempertahankan dan menjaga hak-hak negara, masyarakat […]

Read More

Kebakaran hutan dan lahan merupakan salah satu penyebab terjadinya kerusakan hutan di Indonesia. Karena secara langsung berdampak pada keseimbangan dan keberlanjutan ekosistem serta meningkatkan pelepasan karbon hutan ke atmosfer yang berpotensi memicu terjadinya pemanasan global. Oleh karena itu sangat diharapkan peran serta masyarakat termasuk perusahaan dalam bidang perkebunan, HPH, HTI, pertambangan dan lain-lainnya, dalam upaya […]

Read More

Fragmentasi habitat dapat menyebabkan berkurangnya jumlah atau luasan habitat yang tersedia bagi semua organisme dalam keseluruhan ekologi yang ada di habitat. Kelimpahan jenis hidupan liar (satwa) yang ada pada suatu fragmen habitat serta kemampuannya dalam mempertahankan keberlanjutannya akan sangat dipengaruhi oleh luasan dan kualitas dari fragmen habitat yang ada. Orangutan merupakan salah satu mamalia besar […]

Read More

Perubahan yang terjadi pada populasi dan habitat orangutan saat ini berjalan dengan cepat, Namun sangat disayangkan, perubahan yang cepat ini cenderung kearah yang negatif. Berdasarkan hasil analisis terakhir yang dilakukan terhadap populasi orangutan di Borneo didapatkan bahwa populasi orangutan di kawasan konservasi hanya 22% sedangkan sebagian besar (78 %) berada di luar kawasan konservasi (Wich […]

Read More